logoPreloader

Latest Trend

JADILAH TOKO BAKERY PERTAMA YANG MEMPOPULERKAN PULSE BREAD !

Pulse Bread atau Bean Bread

 

Bahan alternatif untuk membuat produk bakery semakin beragam dan yang belum banyak dimanfaatkan adalah kacang-kacangan (pulse). Kesempatan untuk menjadi salah satu pelopor produsen roti yang terbuat dari kacang-kacangan atau pulse bread masih terbuka lebar dan Anda bisa jadi  salah satunya, Sahabat Filma.

Trend gaya hidup sehat mendorong pelaku bisnis bakery untuk berinovasi dengan menggunakan bahan alternatif dalam membuat roti selain gandum. Kreasi menciptakan roti berbahan sehat dan alami kini merambah bahan bahan lain seperti yang terbuat dari tepung kacangan – kacangan yang biasa di kenal dengan "Pulse Bread" atau "Bean Bread".

Pulse Bread adalah roti yang menggunakan tepung dari kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang polong, kacang buncis dan lainnyasebagai campuran atau pengganti tepung terigu.Tepung dari kacang ini biasanya digunakan untuk membuat produk makanan tanpa gluten termasuk roti. Beberapa tahun terakhir, Pulse Bread semakin diminati di Kanada dan Amerika Serikat. Hal ini terbukti dengan semakin banyaknya chef amatir hingga profesional yang berbagi resep membuat roti dari tepung kacang melalui blog maupun website. Salah satunya adalah Anna Purdum yang bahkan menulis buku berjudul “The Bean Bread Book”.

Toko-toko roti yang menjual Bean Bread pun semakin menjamur, beberapa di antaranya adalah Bean & Burgundy Bread di Baltimore, AS dan Queen St Gluten Free Bread di Ontario, Kanada yang khusus menjual roti tanpa gluten. Pulse Bread kian populer karena manfaat yang didapat dari kacang sebagai bahan makanan tinggi protein dan serat sehingga baik untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler.Karena tidak mengandung gluten, jenis roti ini juga baik untuk penderita penyakit celiac disease, yaitu penyakit yang menyerang lambung.

Pulse Bread

 

 

Bean Bread

 

Di Indonesia bisa dikatakan belum ada yang memproduksi Pulse Bread. Tapi hal ini justru membuka peluang bagi Sahabat Filma untuk menjadi pelopor. Anda bisa menggunakannya sebagai bahan campuran tepung terigu atau mengganti sama sekali tepung terigu dengan tepung dari kacang-kacangan.  Seperti dilansir Bakery and Snacks.com, takaran tepung kacang-kacangan ini kurang lebih sama seperti jumlah tepung terigu yang digunakan untuk membuat roti. Hanya saja, yang perlu diperhatikan adalah tingkat kelembabannya karena tepung kacang lebih lembab dibandingkan tepung terigu.

Pastikan Sahabat Filma memiliki pengetahuan yang cukup tentang roti dan terutama pengolahan roti menggunakan tepung kacang saat menjalani bisnis Pulse Bread. Sebab, karakteristik tepung terigu dan tepung kacang berbeda. Jika sudah siap memproduksi, akan lebih baik jika Anda memulainya dari skala yang kecil. Jika Pulse Bread Sahabat Filma sudah mulai dikenal banyak orang dan permintaannya semakin banyak, barulah Pulse Bread bisa diproduksi massal.

Roti ini memiliki rasa yang unik sesuai dengan profil rasa kacang dan bisa menjadi daya tarik tersendiri ketika memasarkan produk tersebut. Jangan lupa variasikan Pulse Bread dengan berbagai isian layaknya roti-roti yang dibuat dari tepung terigu. Akan lebih baik jika Sahabat Filma juga melakukan sosialisasi tentang produk baru ini kepada pelanggan baik secara langsung di dalam toko maupun melalui jejaring sosial. Jika pelanggan sudah mengetahui manfaat Pulse Bread, mereka juga pasti akan penasaran dengan rasanya.

Sudah siap menjadi pelopor Pulse Bread di Indonesia, Sahabat Filma? 

Artikel Terkait

Komentar (0)
Belum terdapat komentar pada halaman ini.