logoPreloader

Latest Trend

MENGINTIP KEUNIKAN ANEKA PANGANAN ASAL KOREA

Mengintip keunikan Aneka Panganan Asal Korea

Beberapa tahun belakangan, Negara Korea mulai jadi perbincangan karena film dramanya. Tak hanya disukai masyarakat Korea, drama tersebut juga diidolakan sebagian besar masyarakat Asia, termasuk Indonesia. Pemerintah Korea mengapresiasi karya-karya tersebut dan dijadikan ajang untuk memperkenalkan kebudayaan beserta kulinernya.

Tak heran, makanan khas Negara yang terletak di semenanjung Tiongkok dan Jepang kini telah popular di Indonesia. Bisnis makanan Korea mulai berkembang terlihat dari banyaknya restoran bergaya Korea yang menyediakan menu khasnya, mulai dari makanan utama, mie, kue-kue, hingga desert.

Berbicara mengenai bisnis bakery maupun pastry khas Korea, sepertinya belum banyak yang menerapkannya di Indonesia. Padahal Korea memliki banyak ragam kue unik yang mungkin dapat menjadi referensi Sahabat Filma untuk menambah varian produk. Namun, sebelum mengenal lebih jauh kue dan roti khas dari Korea, Sahabat Filma simak dahulu bahan-bahan yang biasa digunakan untuk membuat makanan disana ya..

Makanan Korea terkenal dengan olahan dari berbagai jenis sayuran, sehingga mendapat predikat sebagai makanan sehat. Bersumber dari bahan alami seperti rumput laut, jamur shiitake, kimchi, hingga ginggeng yang mengandung banyak nutrisi.  Tidak hanya diolah sebagai masakan, namun juga digunakan untuk bahan roti atau kue. Lalu, apa saja kue dan roti yang khas dari Korea?

Bermacam Pancake yang Digoreng

Pancake Goreng

 

Salah satu penganan unik yang terkenal di Korea yakni pancake yang dibuat dengan berbagai jenis sayuran dan pengolahannya dengan cara digoreng. Sebut saja Gochujeon, pancake yang dibuat dari paprika hjau, atau Pajeon yang bahan utamanya daun bawang. Pancake goreng lainnya yakni Bindaetteok dari kacang hijau, Buchujeon, dengan bahan bawang kucai.

Masih ada lagi pancake dengan bahan sayuran lainnya, seperti Gamjajeon yang terbuat dari kentang, bahkan Yachaejeon (vegetable pancake) yang dibuat dari berbagai campuran sayuran. Tak ketinggalan kimchi, makanan khas Korea pun dijadikan pancake goreng dengan nama Kimchijeon.

Sebenarnya tak hanya sayuran yang dijadikan bahan pancake goreng khas Korea, daging, udang, atau ikan pun diolah untuk membuat pancake goreng ala Korea, seperti Soegogi-jeon, Saeujeon, dan Chamchijeon.

Di samping pancake sayuran dan daging, Korea juga memiliki pancake manis dengan isian gula merah bernama Hotteok. Hotteok sangat nikmat disajikan saat masih panas dan menjadi favorit saat musim dingin tiba.

Rice Cake Spesial

Makanan lain yang menjadi khas negeri Korea yakni “rice cake”. Rice cake merupakan kue-kue terbuat dari beras dan biasanya diolah dengan cara dikukus. Rice cake terfavorit disana yakni Tteokbokki, rice cake yang disantap bersama kuah pedas. Selain itu masih banyak olahan rice cake Korea, bahkan sampai dibuat rainbow rice cake dengan cara dikukus.

Varian rice cake tak hanya diolah dengan cara dikukus, ada pula rice goreng yakni Bukkumi dan Hwajeon. Bukkumi merupakan rice cake (seperti pancake) yang digoreng tidak terlalu kering dan terdapat isian kacang merah, sedangkan Hwajeon rice cake goreng dengan campuran bunga Edible.

Donat Khas

Siapa yang tak mengenal makanan dengan ciri khas berbentuk cincin dengan lubang di tengah? Yup, itulah donat, salah satu penganan yang disukai  oleh semua kalangan.  Donat memiliki dasar adonan yang sama seperti roti, namun hasil akhirnya tidak dipanggang, melainkan digoreng.

Kepopuleran donat telah merambah ke berbagai penjuru dunia,terbukti dengan banyaknya industry bisnis bakery yang menjadikan donat sebagai menu andalannya. Mulai dari industry rumahan hingga industry besar tersebar di berbagai Negara.

Kepoluleran donat di setiap Negara membuat rasa, bentuk, bahan, hingga nama donat berbeda-beda. Variasi bentuk donat dapat ditemukan dalam bentuk bola kecil yang terdapat isian, bentuk spiral, bahkan bentuk kepang.

Berbagai jenis topping juga ditambahkan untuk mendapatkan rasa donat yang istimewa, dari taburan serbuk gula, cokelat, keju, hingga selai dengan berbagai warna dan selera. Begitupun bahan-bahan yang digunakan selain bahan dasar, yakni tepung terigu, gula, telur, dan mentega, biasanya ada tambahan bahan lain seperti kentang atau labu kuning.

Meskipun donat mengalami banyak perkembangan baik rasa maupun bentuk, namun cita rasa donat tradisonal khas suatu Negara masih bertahan hingga saat ini, seperti Chpssal Donut dan Twisted Doughnut (Kkwabaegi) dari Korea. Kedua donat yang berasal dari negeri Gingseng tersebut memiliki keunikan yang berbeda dari donat pada umumnya.

Kesan yang didapat saat gigitan pertama menikmati Chapssal Donut yakni manis dan kenyal. Chapssal Donut terbuat dari ubi jalar yang dihaluskan kemudian dicampur dengan tepung beras, digulung menjadi bola, kemudian digoreng dengan minyak nabati. Selain itu, Chapssal Donut ada yang berisi kacang merah yang dihaluskan dengan  bentuk yang juga seperti bola kecil. Bagian luar Chapssal sangat renyah dan bagian dalamnya kenyal karena isian tersebut. Untuk toppingnya, Chapssal ditaburi dengan serbuk gula kelapa dan kayu manis.

Selain Chapssal  Donut, Twisted Doughnut atau Kkwabaegi juga menjadi donat yang populer di Korea. Donat ini berbentuk kepang tanpa isiaan di dalamnya. Sama halnya seperti Chapssal, Kkwabaegi ditaburi serbuk gula kelapa dan kayu manis. Bahan yang digunakan untuk membuat Kkwabaegi sama seperti untuk membuat adonan donat pada umumnya namun ditambahkan serbuk kayu manis dan susu cair. Tekstur bagian luar Kkwabaegi juga renyah dan bagian dalamnya empuk.

Chapssal Donut maupun Kkwabaegi banyak dijual di pedagang kaki lima di Korea dan di toko roti. Salah satu toko roti bertema Paris di Seoul menjual Chapssal Donut dengan harga yang cukup bersahabat.

Sahabat Filma bisa mencoba berkereasi untuk menambah varian produk bakery Sahabat Filma dengan membuat Chapssal Donut atau Kkwabaegi. Apalagi demam Korea saat ini sedang mewabah di Indonesia. Tak ada salahnya memanjakan lidah pelanggan yang mungkin penggemar Korea dengan membuat penganan khasnya.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kedua donat tersebut juga sangat mudah didapatkan di Indonesia. Seperti margarin yang digunakan untuk bahan adonan Kkwabaegi, Sahabat Filma dapat menggunakan Filma Margarine yang terbuat dari bahan nabati. Filma Margarine juga memiliki aroma buttery yang dapat menambah aroma produk bakeri yang dihasilkan sehingga menjadi lebih sempurna. Untuk menggoreng Chapssal Donut dan Kkwabaegi, Sahabat Filma juga dapat memanfaatkan Filma Minyak Goreng dengan kandungan Omega 6, Omega 9 dan Vitamin E.

Makanan Korea banyak variannya ya.. Selamat berkreasi Sahabat Filma!

Artikel Terkait

Komentar (0)
Belum terdapat komentar pada halaman ini.