logoPreloader

Latest Trend

TRIK KREATIF MEMBANGUN BISNIS BAKERY

 

Saat ini informasi mengenai cara dan strategi yang bisa kita aplikasikan saat memulai sebuah bisnis, sangat mudah didapat. Kita dapat menemuinya di mesin pencari atau juga bisa berkonsultasi kepada para pakarnya. Banyak pula yang telah mengadaptasi cara-cara dan strategi awam tersebut.

Namun, informasi umum terkadang tak cukup menjadi bekal untuk membangun sebuah bisnis baru, termasuk bisnis bakery dan pastry. Itulah mengapa terkadang kita harus dituntut untuk menjadi lebih kreatif dalam menyusun strategi bisnis, apalagi sebuah bisnis yang baru akan dibangun. Cobalah untuk berpikir out of the box !

Yuk, kita intip 3 tips kreatif dari Mr. Paka agar usaha bakery Anda menjadi sukses dan terus berkembang!

  1. Tidak harus berawal dari sesuatu yang baru, tapi bisa juga dari yang tradisional.

    Coba Anda ketik nama ‘Fraser Doherty’ di kolom Google, lalu baca sedikit cerita suksesnya! Pria ini mengembangkan bisnis selai dimulai dari resep Sang Nenek yang diturunkan kepadanya. Hingga akhirnya, sekarang pria ini bisa mengantongi omzet hingga miliaran rupiah setiap tahun. Cobalah mulai dari sekarang cari tahu resep roti favorit di keluarga Anda, bungkus dengan tampilan menarik dan berikan kepada rekan terdekat Anda untuk menyicipinya. Jika ada respon positif, tidak ada salahnya Anda kembangkan resep roti tersebut lebih serius lagi!

  2. Mencari teman di luar zona nyaman

    Masukan atau nasehat dari keluarga dan teman merupakan sedikit bekal bagi Anda dalam memulai bisnis baru. Cobalah untuk mecari teman di luar sana. Jika Anda ingin membuka bisnis bakery, mungkin Anda bisa mencari kenalan seorang chef pastry dan jadikanlah dia seorang teman. Ingat, seorang teman bukan rekan! Karena, hubungan sebuah rekanan adalah hubungan ‘friends with benefit’ , berbeda dengan hubungan pertemanan yang didalamnya kita bisa saling berbagi informasi, masalah dan solusi.

  3. Selalu berinovasi

    Memiliki ciri khas, rasa dan bentuk roti yang unik bukanlah ‘jurus terakhir’ bagi pengusaha bakery profesional. Mereka sadar dengan yang namanya persaingan. Ingat! Pesaing Anda bisa saja memiliki resep yang tidak kalah hebatnya. Jika Sahabat Filma tidak selalu mencoba berinovasi atas resep dan varian roti dan kue Anda, maka jangan menyesal jika suatu saat pelanggan Anda akan beralih kepada pesaing.

  4. Manfaatkan emotional buying

    Dalam bukunya, Descartes Error, ahli neuroscience dari University of Southern Carolina, Profesor Antonio Damasio mengatakan, emosional merupakan faktor penting dalam setiap proses pengambilan keputusan. Termasuk dalam berbelanja, faktor emosional seringkali mendominasi rasionalitas.

Jika Sahabat Filma pandai memanfaatkan hal ini, bukan tidak mungkin bisnis yang baru Anda rintis akan lebih cepat berkembang. Sebagai contoh, promo “beli 2 gratis 1” akan menarik minat pelanggan untuk membeli produk lebih banyak. Promosikan juga keuntungan membeli produk Anda, misalnya karena menggunakan bahan-bahan organik sehingga lebih menyehatkan atau karena karena beberapa persen keuntungannya akan disumbangkan ke panti asuhan.

Hal lain yang harus Sahabat Filma perhatikan saat membangun bisnis baru adalah, jangan cemas akan banyaknya persaingan dalam bisnis bakery. Hal ini justru menunjukkan bahwa industri bakery memiliki prospek yang sangat cerah. Oleh karena itu, Anda pun harus mempersiapkannya dengan baik jika ingin terjun dan bertahan dalam bisnis ini.

Bagaimana Sahabat Filma, sudah siap bersaing di industri bakery?

Artikel Terkait

Komentar (0)
Belum terdapat komentar pada halaman ini.